TAUHID (menurut versiku)


Memahami-NYA sebagai suatu entitas yang 1 (satu) saja aku tak pernah tuntas, apa lagi untuk memahami-NYA sebagai suatu entitas yang lebih dari 1 (satu). Terlebih lagi bila dikaitkan dengan atensi (cinta) ku pada-NYA, mencintai-NYA sebagai KEKASIH yang 1 (satu) memungkinkan aku untuk selalu setia dalam satu cinta, tanpa harus sibuk untuk “berbagi”. Kalaupun kemudian harus berbagi, itu semata-mata kudasarkan atas kerangka cintaku kepada-NYA. ~ Laki-laki Malam

Tentang laki-laki malam

Laki-laki malam, siang bekerja, malam berkarya.
Pos ini dipublikasikan di Aforisma Malam. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s