GOA *


Konon, di sebuah goa telah disekap beberapa orang tawanan yg tangan mereka satu sama lainnya dirantai. Penyekapan itu sebenarnya telah berlangsung lama, sejak para tawanan itu masih belia. Di dalam goa itu lah mereka menjalani kehidupan dalam jangka waktu sekian lama. Setiap hari mereka hanya melihat“bayangan” mereka sendiri yg terpampang di dinding goa. Dalam benak mereka sosok bayangan itu adalah sebuah“kenyataan”.

Hingga pada suatu hari, salah satu dari mereka berhasil lolos & keluar dari goa tersebut. Betapa terkejutnya ia menyaksikan dunia nyata yg ada di luar goa; sungguh sesuatu yang selama ini tak pernah terpikir & terbayangkan olehnya. Saking takjubnya, ia pun memutuskan untuk kembali masuk ke dalam goa, dengan maksud mengabarkan apa yg ia baru ia lihat kepad kawan-kawannya & tentunya kemudian membantu mereka untuk keluar dari goa itu.

Tapi apa yg terjadi, saat ia bercerita, anehnya justru kawan-kawannya sama sekali tak percaya. Bahkan mereka menudingnya telah menyampaikan cerita bohong dan tak masuk akal. Al hasil tak satupun kawannya yg bisa ia yakinkan dan mereka memutuskan untuk tetap berada di dalam goa itu.

Menerima tanggapan kawan-kawannya yg sinis itu, lantas justru membuat ia bingung, dan merasa lebih bodoh dari sebelumnya………

* Kisah filosofis ini adalah karya PLATO tentang kaburnya perbedaan antara KESAN & KENYATAAN.

Tentang laki-laki malam

Laki-laki malam, siang bekerja, malam berkarya.
Pos ini dipublikasikan di Hikayat Malam. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s