malam syahdu (4)


aku tahu ini saatnya hati

minta lebih dimengerti

makanya kubiarkan saja ia telanjang

menari, menyanyi dan berlari

dengan harapan ruang-ruang sunyi

di sini jadi terangsang

bahkan terbakar

dan munculkan kobaran api

puisi

(paling tidak kini imajiku tak lagi sekedar onani)

Tentang laki-laki malam

Laki-laki malam, siang bekerja, malam berkarya.
Pos ini dipublikasikan di Puisi Malam. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s